Jumat, 09 September 2011

"TUMBONAN" Obat Pembasmi kutu rambut tanpa dibilas, cukup semprot, sisir, SELESAI....!! KLIK  artikel TUMBONAN Pembasmi kutu rambut berikut  >>>  http://www.tumbonan.co.id, http://www.obatkuturambut.web.id, http://tumbonan.blogspot.com,  
Hub : 08383  4111 601, 085234971101, 0341-7324456






Selasa, 05 Juli 2011

CARA MEMISAHKAN EMAS DAN PERAK BERGAMBAR

Pada berbagai Artikel di situs sudah sering kita baca cara memisahkan Emas dan Perak dari bahan bebatuan alam. Tetapi masih banyak dari kita yang belum mengerti, karena bahasa dan kode-kode kimia yang rumit dan tidak bisa dipahami.
Berikut akan saya sajikan untuk Anda dengan bahasa yang mudah dimengerti dan disertai gambar dan contoh bahan serta proses yang berurutan, sebagai rasa bersyukurnya saya kepada Tuhan yang Maha Esa. Dan juga saya harapkan dengan sedikit ilmu yang saya berikan kepada Anda, saya berharap Anda pun juga bersedia untuk mengamalkan dengan kebesaran hati dan ihlas, dan jangan takut tersaingi bisnis Anda ataupun takut kekayaan Anda berkurang, bahkan merasa takut jika orang lain lebih kaya daripada kita.
Kemudian jika Anda sudah sukses memprosesinya, jangan lupa bagian untuk Fakir Miskin (dari keluarga terdekat didahulukan) sebesar 20%, karena harta Emas ini tergolong Harta Karun yang wajib dikeluarkan Zakatnya, karena jika tidak,..harta ini akan membawa kerusakan pada diri Anda. Mohon di pahami dengan bijak.


Link terkait Produk "TUMBONAN"

PERSIAPAN

1.BAHAN BATU-BATUAN YANG AKAN DI PROSES


2.GELAS KIMIA

3.ALAT PENUMBUK BATU

4.AIR

5.KCN (Kalium Cyanida)....(AWAS BAHAN BERBAHAYA...!!!)

 6.KOH (KALIUM HIDROKSIDA) disebut juga POTASH

7.PHIRO BORAT (PIJER)

8.ASAM NITRIT (HNO3)
9.GARAM (NACL)


10.KERTAS PENGUKUR PH (KEASAMAN)
 
11.AIR COMPRESSOR (KOMPRESSOR UDARA)

12.LAS BLANDER ACETELIN ATAU KARBIT

13.SARINGAN

14.KERTAS SARING

15.TIMBANGAN EMAS UKURAN MILIGRAM

16.TEMPAYAN (PERIUK/ COBEK KECIL) 



PROSES KERJA
A.PROSES CYANIDASI
1.Proses awal batu seberat 1kg, di tumbuk hingga halus, seperti tepung
2.Batu di ayak/ di saring  dan di ambil yang paling halus
3.ambil air (1ltr).diletakkan di gelas ukur
4.Beri KCN (Kalium Cyanida) 2grm
 5.Masukkan juga KOH (Kalium Hidroksida/ Potash) 4grm
 
6.Di aduk-aduk
7.Pengetesan kadar PH dengan kertas ukur PH, jaga ukuran 12 - 14 PH, jika PH kurang bisa ditambahkan KOH nya

 8.Masukkan bahan batu yang telah di tumbuk halus.
l
 9.Proses oksidasi, dengan memberikan oksigen (gunakan air compressor gelembung aquarium), selama 24jam
10.Tutup yang rapat, karena bahan ini berbahaya pada kulit dan mata
11.Setelah 24jam, matikan kemudian proses pengendapan, sekitar 2jam
 12.Prosesi Penyaringan. Air(bening) bagian atas adalah calon logam,  kemudian di ambil dan di saring pelan-pelan agar tidak tercampur endapan kotoran, dan endapan adalah sampah (di buang) 
 13.Air bening hasil saringan diberi HCL murni kira-kira 10-20cc (secukupnya), hingga ada ledakan seperti air susu dan terjadi endapan logam seperti pasta.
14.Terjadi endapan seperti pasta
15.Kemudian di saring semua, hasil saringan adalah bakal logam kotor
16.Hasil saringan di kertas saring dikeringkan, kemudian di bakar(di blander) bersama kertasnya.Dan jangan lupa memberi sedikit2 phiro borat (Pijer) dalam pembakaranya agar logam bisa mengempal.


17.Hasilnya adalah LOGAM EMAS, PERAK, DAN DEMBAGA CAMPURAN 
MASIH BERLANJUT DENGAN PROSES PEMURNIAN,...SABAR YA...!.

PROSESI PEMURNIAN EMAS

Gumpalan LOGAM hasil Blander (pembakaran) dimasukkan air yang dicampur ASAM NITRIT kurang lebi 3 sendok teh.
 
Maka terjadilah Prosesi kimia aktif dan logam akan melebur/ hancur. Dalam prosesi ini akan timbul asap dan prosesi pendidihan, yang sangat berbahaya jika mengenai kulit dan mata.
Kemudian setelah logam hancur/ melebur, disaring dengan kertas lakmus. Dan hasil saringan di lebur bersama kertasnya (di Blander/ las seperti contoh di atas), maka hasilnya adalah EMAS MURNI

AIR sisa saringan diberi satu sendok makan garam di aduk-aduk, maka terjadi endapan dan disaring kembali dengan kertas lakmus, kemudian di bakar bersama kertasnya (di blander dengan las) maka dihasilkan PERAK MURNI.


Sisa Air, kembali di beri paku kecil, maka terjadi peleburan dan kemudian disaring kembali dengan kertas lakmus, dan di Blander, maka terjadilah logam DEMBAGA.


CATATAN : SEBELUM KERTAS DI BAKAR, LEBIH BAIK DALAM KONDISI DIKERINGKAN TERLEBIH DAHULU. DAN JANGAN LUPA MEMBERI SEDIKIT-SEDIKIT PIRO BORAT  DALAM PELEBURAN AGAR LOGAM MENYATU (SENYAWA)
GAMPANG KAN?. SEMOGA BERMANFAAT.......DAN MOHON UNTUK DI AMALKAN DENGAN SEBISANYA, JANGAN PELIT DENGAN ILMU YA.....
TERIMAKASIH.
 
KLIK LANJUT..OKE