Selasa, 05 Juli 2011

CARA MEMISAHKAN EMAS DAN PERAK BERGAMBAR

Pada berbagai Artikel di situs sudah sering kita baca cara memisahkan Emas dan Perak dari bahan bebatuan alam. Tetapi masih banyak dari kita yang belum mengerti, karena bahasa dan kode-kode kimia yang rumit dan tidak bisa dipahami.
Berikut akan saya sajikan untuk Anda dengan bahasa yang mudah dimengerti dan disertai gambar dan contoh bahan serta proses yang berurutan, sebagai rasa bersyukurnya saya kepada Tuhan yang Maha Esa. Dan juga saya harapkan dengan sedikit ilmu yang saya berikan kepada Anda, saya berharap Anda pun juga bersedia untuk mengamalkan dengan kebesaran hati dan ihlas, dan jangan takut tersaingi bisnis Anda ataupun takut kekayaan Anda berkurang, bahkan merasa takut jika orang lain lebih kaya daripada kita.
Kemudian jika Anda sudah sukses memprosesinya, jangan lupa bagian untuk Fakir Miskin (dari keluarga terdekat didahulukan) sebesar 20%, karena harta Emas ini tergolong Harta Karun yang wajib dikeluarkan Zakatnya, karena jika tidak,..harta ini akan membawa kerusakan pada diri Anda. Mohon di pahami dengan bijak.


Link terkait Produk "TUMBONAN"

PERSIAPAN

1.BAHAN BATU-BATUAN YANG AKAN DI PROSES


2.GELAS KIMIA

3.ALAT PENUMBUK BATU

4.AIR

5.KCN (Kalium Cyanida)....(AWAS BAHAN BERBAHAYA...!!!)

 6.KOH (KALIUM HIDROKSIDA) disebut juga POTASH

7.PHIRO BORAT (PIJER)

8.ASAM NITRIT (HNO3)
9.GARAM (NACL)


10.KERTAS PENGUKUR PH (KEASAMAN)
 
11.AIR COMPRESSOR (KOMPRESSOR UDARA)

12.LAS BLANDER ACETELIN ATAU KARBIT

13.SARINGAN

14.KERTAS SARING

15.TIMBANGAN EMAS UKURAN MILIGRAM

16.TEMPAYAN (PERIUK/ COBEK KECIL) 



PROSES KERJA
A.PROSES CYANIDASI
1.Proses awal batu seberat 1kg, di tumbuk hingga halus, seperti tepung
2.Batu di ayak/ di saring  dan di ambil yang paling halus
3.ambil air (1ltr).diletakkan di gelas ukur
4.Beri KCN (Kalium Cyanida) 2grm
 5.Masukkan juga KOH (Kalium Hidroksida/ Potash) 4grm
 
6.Di aduk-aduk
7.Pengetesan kadar PH dengan kertas ukur PH, jaga ukuran 12 - 14 PH, jika PH kurang bisa ditambahkan KOH nya

 8.Masukkan bahan batu yang telah di tumbuk halus.
l
 9.Proses oksidasi, dengan memberikan oksigen (gunakan air compressor gelembung aquarium), selama 24jam
10.Tutup yang rapat, karena bahan ini berbahaya pada kulit dan mata
11.Setelah 24jam, matikan kemudian proses pengendapan, sekitar 2jam
 12.Prosesi Penyaringan. Air(bening) bagian atas adalah calon logam,  kemudian di ambil dan di saring pelan-pelan agar tidak tercampur endapan kotoran, dan endapan adalah sampah (di buang) 
 13.Air bening hasil saringan diberi HCL murni kira-kira 10-20cc (secukupnya), hingga ada ledakan seperti air susu dan terjadi endapan logam seperti pasta.
14.Terjadi endapan seperti pasta
15.Kemudian di saring semua, hasil saringan adalah bakal logam kotor
16.Hasil saringan di kertas saring dikeringkan, kemudian di bakar(di blander) bersama kertasnya.Dan jangan lupa memberi sedikit2 phiro borat (Pijer) dalam pembakaranya agar logam bisa mengempal.


17.Hasilnya adalah LOGAM EMAS, PERAK, DAN DEMBAGA CAMPURAN 
MASIH BERLANJUT DENGAN PROSES PEMURNIAN,...SABAR YA...!.

PROSESI PEMURNIAN EMAS

Gumpalan LOGAM hasil Blander (pembakaran) dimasukkan air yang dicampur ASAM NITRIT kurang lebi 3 sendok teh.
 
Maka terjadilah Prosesi kimia aktif dan logam akan melebur/ hancur. Dalam prosesi ini akan timbul asap dan prosesi pendidihan, yang sangat berbahaya jika mengenai kulit dan mata.
Kemudian setelah logam hancur/ melebur, disaring dengan kertas lakmus. Dan hasil saringan di lebur bersama kertasnya (di Blander/ las seperti contoh di atas), maka hasilnya adalah EMAS MURNI

AIR sisa saringan diberi satu sendok makan garam di aduk-aduk, maka terjadi endapan dan disaring kembali dengan kertas lakmus, kemudian di bakar bersama kertasnya (di blander dengan las) maka dihasilkan PERAK MURNI.


Sisa Air, kembali di beri paku kecil, maka terjadi peleburan dan kemudian disaring kembali dengan kertas lakmus, dan di Blander, maka terjadilah logam DEMBAGA.


CATATAN : SEBELUM KERTAS DI BAKAR, LEBIH BAIK DALAM KONDISI DIKERINGKAN TERLEBIH DAHULU. DAN JANGAN LUPA MEMBERI SEDIKIT-SEDIKIT PIRO BORAT  DALAM PELEBURAN AGAR LOGAM MENYATU (SENYAWA)
GAMPANG KAN?. SEMOGA BERMANFAAT.......DAN MOHON UNTUK DI AMALKAN DENGAN SEBISANYA, JANGAN PELIT DENGAN ILMU YA.....
TERIMAKASIH.
 
KLIK LANJUT..OKE


35 komentar:

  1. Semoga ianya dapat memberi pengajaran yang bermunafaat kepada semua pembaca dari saya Muz Penang Malaysia.

    BalasHapus
  2. Terima kasih untuk penerangan yang lengkap ini, semoga memberi manfaat

    BalasHapus
  3. thx banget info'a gan..
    oh ya itu air compressor'a nte pake yg tekanan berapa?? kaya ny bukan yg biasa .. yg biasa ane tw kan yg cuma satu selang .. misal adr air compressor yg kecil(cuma satu selang) bsa ga ane bagi jd empat selang? pa waktu nya lebih lama lg ?
    oh ya gan kertas lakmuz tu bkn'a kertas buat indikator asam-basa? tu bentuk'a gmn ya gan ?? ko yg buat test PH bentuk'a panjang n yg buat nyaring bentuk'a lebar..pa da merk2 or jenis2 ny .. agan pke yg jenis apa itu untuk test n nyaring nya ?
    nnya lagi ya gan :D maaf banget bnyak nnya soalnya ane bener2 awam tapi pengen bisa kaya nte :D moga nte ikhlas jwb'a :D
    itu d urutan proses no 13 d aduk apa ga ?
    trus HCL murni itu maksud'a yg kadar 100%?
    terakhir itu yg mw lebur buat TEMbaga "kembali di beri paku kecil" < maksud'a gmn ni ?
    sekali lg ane mnt maaf klo bnyak nnya ane pngn bgt tw .. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kertas lakmus/ kertas saring itu bentuknya seperti kertas tissue basah, bisa beli di toko bahan2 kedokteran atau bahan2 kimia, utk compressor yg dibutuhkan banyak gelembung seperti contoh di atas, jika kapasitas besar baiknya juga diperbesar,HCL murni, paku maksudnya proses sederhana aja pemancingan logam besi untuk menimbulkan raksi pengikatan atau penggumpalan dembaga

      Hapus
  4. hasil emasnya kok ndak kelihatan mas?, dimana mencari koh dan kcn nya apa ndak bahaya tuh, jangan2 kita dikira teroris yang nyari bahan untu peledakan... trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk KCN sekarang memang susah pak, harus ijin ini itu segala karena dikhawatirkan di buat utk bahan2 berbahaya.

      Hapus
  5. Terimakasih sebelumnya atas ilmunya, namun saat saya mencoba sy mengalami sedikit kendala. yaitu :
    Setelah semua proses sy jalani, tapi saat sy memberi HCL, ternyata tdk sesuai dgn yg di harapkan ( tdk membentuk pasta ), tp air justru berubah warna menjadi warna biru dan tdk bisa di saring. sementara material yg sy olah, bila menggunakan MERCURY selalu berisi emas, Mohon pencerahannya......terimakasih...
    Wassalam
    LUKMAN

    BalasHapus
    Balasan
    1. bahan HCL harus berkwalitas 100% dan jika tidak ada penggumpalan berarti perlu di tambahkan lagi HCL nya

      Hapus
  6. saya mau nanya pak saya kan menggunaka air raksa,tidak menggunakan asam sianida apa bisa saya memisahkan emas nya dari tembaga dan peraknya dan saya ga mengerti paku kecil apa maksudnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah belum bisa, kecuali sudah berupa emas bercampur dembaga atau perak untuk memisahkanya tinggal memberi asam nitrit aja

      Hapus
  7. Saya ingin belajar praktek langsung dibawah bimbingan Bapak, apakah bisa? kalo bisa saya harus bawa bahan(bubuk batu) berapa banyak untuk bisa dipakai praktek?
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau anda ingin di bimbing langsung bisa gan tinggal menyesuaikan waktu, asal ada uang transportasi lo. HUB: Irfan tlp>085815093555,081252222894

      Hapus
  8. mantap banget info nya

    BalasHapus
  9. terima kasih infonya, sangat bermanfaat, sy mau tanya jika kcn diganti pake Cn bisa gak?
    terima kasih

    BalasHapus
  10. Salam...
    Saya punya bahan batu emas. Lagi cari partner untuk bisa bekerja sama. Yang berminat silakan hubungi saya. Posisi Sumatera Selatan (0852-6775-9825). Terima kasih infonya...menarik sekali. Saya jadi tau betapa di daerah saya sangat berpotensi.

    BalasHapus
  11. jadi ini untuk memisahkan batu yang dari Emas ?

    saya sangat tertarik, apakah saya bisa langsung belajar dengan anda pak?

    dimana ?

    karena saya tidak paham apabila mencoba sendiri,

    batu emas yang ada selama ini hanya saya simpan menjadi Investasi Emas bagi saya.

    saya harap bapak bisa membantu saya, karena saya lelah pak untuk terus tau Harga Emas Hari Ini saja, mau saya jadikan uang saja

    BalasHapus
  12. Mantap ilmunya Gan ! Saya mau tanya cara mengambil perak dari air pixer Gan, kimia yang diperlukan apa saja Gan ? Dan yang pasti gimana cara pemrosesannya ? Terima kasih

    BalasHapus
  13. Gan kalau mau kursus sampai bisa, bisa ngga ? kira kira mahal ga ? makasih.

    BalasHapus
  14. kami bantu buat bp firman< klu ambil perak dri fixer cukup endapkan dngn sodium sulfide, endapan saring pakai kain keringkan, trus bakar di kowi jngan lupa kasih seng , thx

    BalasHapus
  15. Terimakasih atas bantuannya bagi para pembaca untuk menyempurnakan dan mau membantu menjawab dari saudara2 kita yg butuh bantuan dari segala pertanyaan mereka. Salam utk semuanya, semoga di berkahi ilmu anda

    BalasHapus
  16. O ya, sekalian nanya Pa .. Saya punya batuan pirit.
    Ada kawan yg pernah mencoba membawa, katanya itu mengandung emas.
    Mohon penjelasannya Pa .. Bagaimana prosesnya Pa?
    Terima kasih ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk para pembaca yg budiman, untuk konsultasi lebih lanjut bisa hubungi langsung ke Bpk Irfan no.081945365577 Gratis.Mksh

      Hapus
  17. Jariyah ilmunya sangat bermanfaat, smg menjadikan pahala yg terus mengalir kepada Bapak. Saya ingin bertanya bagai mana caranya memurnikan perak yg masih tercampur emas dan tembaga.

    Terimakasih
    Ahmad Syafi'i

    BalasHapus
  18. wow, serem ini. malu aku, sampai sekarang aku belum bisa seperti anda. ckckck... simak dan sedot. kalau bapak bisa kursusi aku, kabari di blogger aku ya .... lokasi gresik. terimakasih.

    BalasHapus
  19. ari.junaidi91@gmail.com21 September 2013 02.11

    Boleh nanya mas...?
    Nyari Bahan HCL nya d mana ya...?

    BalasHapus
  20. Pakai air raksa saja. Proses gelondong. Atau tong sianida. Hasilnya lebih banyak dan gmpang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon info proses dari awalnya bagaimana dgn air raksa . Tks

      Hapus
  21. Terima kasih dgn ilmunya, namun saya ada kendala setelah semua proses saya lakukan sesuai petunjuk tetapi pada tahap pemberian HCL kok tidak berbentuk pasta cuma airnya berubah warna jadi biru tua,,, dan saat disaring kertas lakmusnya menjadi berwarna biru, apakah ada salah satu proses yg salah ya Pak? Karena material tersebut kalo pake tromol selalu ada isinya walaupun cuma sebesar biji kedelai,,,,,mohon penjelasan,terima kasih sebelumnya,

    BalasHapus
  22. Thanks infonya boss...

    Salam

    Joel

    BalasHapus

http://tumbonan.blogspot.com